1. Alarm tambahan
Ilustrasi kunci mobil (pexels.com/Daniel Andraski)
Pengaman tambahan pertama yang bisa dipasang ialah alarm. Dengan adanya alarm, maka mobil akan mengeluarkan bunyi yang berisik saat ada orang yang mencoba membuka pintu.
Ketika bunyi berisik muncul, dapat mengundang perhatian masyarakat sekitar dan diharapkan pencuri jadi mengurungkan niatnya.
Pemasangan alarm bisa dilakukan di bengkel variasi, namun pastikan memilih alarm dengan kualitas yang bagus dan pemasangannya rapi untuk mencegah terjadinya korsleting pada kelistrikan mobil
2. GPS tracker
ilustrasi penggunaan GPS (freepik.com)
Selain alarm, pemilik mobil bisa memasang GPS tracker sebagai pengaman tambahan. Dengan adanya GPS tracker maka pemilik mobil dapat mengetahui posisi mobil secara real time.
Bukan hanya itu, dengan adanya GPS tracker, mobil yang sudah dicuri juga dapat dimatikan mesinnya dari jarak jauh melalui SMS di handphone. Artinya, mesin mobil tidak akan bisa dinyalakan meskipun kunci kontaknya sudah dibobol.
3. Kunci setir
Ilustrasi setir mobil yang bergetar (pexels.com/nappy)
Kalau tidak mau memasang pengaman tambahan yang berhubungan dengan kelistrikan mobil, bisa menggunakan kunci setir tambahan yang bisa dibeli secara online.
Pastikan kunci setir yang dipasang punya kualitas yang bagus, sehingga dapat mengamankan mobil dengan maksimal. Sesuai namanya, kunci setir ini berfungsi untuk mengunci setir agar tidak bisa diputar meskipun mesin mobil sudah menyala.
Artikel ini telah tayang di Idntimes.com dengan judul “Rekomendasi Pengaman Tambahan untuk Mobil Kesayangan”.
Klik untuk baca: https://www.idntimes.com/automotive/car/fadhliansyah/rekomendasi-pengaman-tambahan-untuk-mobil-kesayangan.

Leave a Reply