Minim Perawatan, Ini Pelumas yang Masih Digunakan di Mobil Listrik

1. Oli gearbox

Adapun kontribusi terbesar pencapaian angka pemesanan ini disumbangkan oleh Wuling EV ABC Stories.jpeg

Mobil listrik Wuling laris manis (Wuling)

Pertama ada oli untuk gearbox atau transmisi. Walaupun mobil listrik umumnya cuma punya satu percepatan, transmisi tetap membutuhkan pelumasan agar pergerakan antar roda gigi dapat berjalan lancar dan minim gesekan.

Oli untuk transmisi mobil listrik ini harus memiliki spesifikasi tahan panas dan punya kekentalan tertentu, agar sesuai dengan karakteristik motor listrik.

2. Oli sistem gardan

Harga Wuling Mitra EV diumumkan dalam acara Wuling 8th Anniversary.jpeg

Wuling Mitra EV punya jarak tempuh 400 km (Wuling)

Sistem gardan tetap digunakan pada beberapa jenis mobil listrik, khususnya pada model dengan penggerak roda belakang atau semua roda. Maka dari itu, oli gardan tetap ada untuk mencegah keausan dan menjaga efisiensi distribusi tenaga.

Selanjutnya, beberapa mobil listrik juga memakai cairan pendingin berbasis oli untuk menjaga suhu motor listrik agar tetap stabil, terutama saat kendaraan beroperasi dalam beban berat atau suhu ekstrem, mirip dengan sistem radiator pada mobil konvensional.

3. Frekuensi penggantian oli

IMG_7444.jpeg

Wuling BinguoEV (Wuling)

Menariknya, berbagai pelumas pada mobil listrik tersebut biasanya diganti setiap 40 ribu hingga 100 ribu kilometer sekali untuk oli transmisi atau gardannya, tergantung merek dan jenis kendaraan.

Berbeda dari mobil konvensional yang perlu diganti oli mesinnya setiap lima ribu sampai 10 ribu sekali. Selain itu, karena jenis oli yang dipakai pada mobil listrik tidak harus menangani pembakaran, olinya cenderung lebih bersih dan tahan lama.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *