1. Sesuaikan kecepatan kendaraan
ilustrasi speedometer mobil (pexels.com/pixabay)
Cara pertama dengan mengurangi kecepatan kendaraanmu. Caranya bisa dengan mengganti gigi dan pastikan transmisi dalam kondisi normal. Selanjutnya, gunakan juga rem kaki untuk mengurangi kecepatan kendaraan agar lebih stabil.
2. Atur transmisi ke gigi rendah
ilustrasi menggunakan transmisi L (pexels.com/anoop eden)
Setelah mengurangi kecepatan, pindahkan transmisi ke gigi yang lebih rendah. Kamu bisa memindahkan tuas ke posisi L saat akan melewati turunan tajam.
Gigi L berperan menjalankan mobil saat melewati turunan sehingga mobil bisa melaju dengan aman. Namun, sebaiknya gabungkan dengan engine brake agar transmisi dapat dipindahkan dengan nyaman.
3. Manfaatkan teknik engine brake
ilustrasi tuas transmisi mobil matic (unsplash.com/Paige Laine Elmer)
Jika belum tahu, engine brake adalah salah satu teknik mengemudi di turunan. Engine brake akan mengurangi beban rem dengan memaksimalkan kompresi mesin.
Nah, untuk caranya, turunkan gigi transmisi ke posisi yang lebih rendah agar pengereman optimal. Kamu bisa mulai dengan menggeser tuas dari D ke D3, D2, atau L.
4. Jangan memakai pedal rem terlalu lama
ilustrasi pedal rem pada mobil (pexels.com/Mikhail Nilov)
Saat turun bukit, jaga agar kecepatan mobil tetap stabil. Caranya dengan injak pedal rem sedikit demi sedikit sampai kecepatan yang pas, lalu lepas remnya.
Hindari menahan rem terlalu lama untuk menjaga suhu dari sistem rem. Pasalnya, overheating bisa terjadi pada sistem rem saat dipakai terus-menerus. Jadi, pastikan gunakan pedal rem secukupnya saja, ya.
5. Jaga jarak aman
ilustrasi jaga jarak aman saat mengemudi (pexels.com/rachel claire)
Pastikan untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan lain saat melewati turunan tajam. Hal ini dapat membuatmu punya waktu menghindari resiko terhadap hal tak terduga.
Di luar itu, jangan lupa untuk cek sistem rem secara berkala, ya. Pasalnya, kondisi turunan yang tajam membutuhkan penggunaan rem maksimal.
6. Hindari menggunakan gigi netral
Ilustrasi mengemudi (pexels.com/Tim Samuel)
Selanjutnya, hindari memindahkan transmisi ke posisi netral. Pada posisi ini, gigi tidak terhubung sehingga mobil akan meluncur bebas tanpa kontrol.
Selain itu, gigi netral membuat mobil jadi lebih rentan tergelincir jika ada perubahan kecepatan. Nah, agar kontrolnya lebih stabil, sebaiknya pindahkan ke posisi gigi L.
7. Gunakan handbrake dengan sesuai
ilustrasi rem tangan pada mobil (pexels.com/Mike Bird)
Jika ingin berhenti, gunakan rem tangan atau handbrake dengan hati-hati. Kemudian, lepaskan handbrake secara bertahap sebelum kembali menjalankan mobil.
Cara ini membuat kendaraan tetap aman dan performanya maksimal di turunan. Setelah itu, perjalananmu akan jadi lebih lancar dan nyaman.

Leave a Reply