1. Membuka sedikit kaca
ilustrasi membuka kaca mobil (pexels.com/Tim Mossholder)
Pertama, kamu bisa menurunkan suhu kabin dengan membuka jendela. Ingat, cukup buka sedikit saja untuk membuang udara panasnya.
Dengan membuka jendela, suhu panas pada kabin akan turun perlahan. Cara ini disebut efektif menurunkan suhu kabin karena sirkulasi udara berjalan lancar.
Meski begitu, hindari membuka jendela terlalu lebar guna mencegah resiko tak terduga. Setelah kabinmu dingin kembali, tutup celah jendela lalu nyalakan AC.
2. Manfaatkan fitur pendingin mobil
ilustrasi pendingin udara mobil (pixabay.com/autowelt_201)
Jika mobilmu punya fitur auto AC, kamu bisa atur suhu kabin dengan mudah. Fitur ini nantinya akan menyesuaikan suhu kabin secara otomatis.
Selain itu, jika mobilmu dilengkapi fitur BlueLink, kamu bisa memanfaatkannya. Fitur ini memungkinkan AC dapat dinyalakan sebelum kamu masuk ke mobil, lho.
3. Memasang pelindung matahari
ilustrasi kaca mobil (pexels.com/Gülsüm Şener)
Selanjutnya, kamu bisa menggunakan pelindung matahari untuk menjaga suhu kabin. Pelindung matahari ini akan mencegah sinar matahari langsung masuk ke kabin.
Meski begitu, pelindung matahari dianggap kurang efektif. Hal ini karena pelindung hanya menutupi bagian depan atau belakang kabin saja.
4. Memakai kain penutup mobil
ilustrasi kain penutup atau sarung mobil (pexels.com/Mathias Reding)
Cara lain mendinginkan suhu kabin adalah dengan memakai kain penutupl. Kain penutup atau sarung ini disebut ampuh meredam paparan sinar matahari langsung.
Kamu bisa ikuti cara ini untuk menjaga suhu kabin tetap dingin setelah dijemur, ya. Jika ingin lebih praktis, cukup membeli kain penutup kemudi atau jok saja.
5. Gunakan kaca film
ilustrasi memakai kaca film di mobil (pexels.com/Matias Reding)
Cara terakhir menurunkan suhu kabin adalah dengan memakai kaca film. Kaca film disebut dapat menahan hawa panas yang akan masuk ke mobil. Namun, pastikan juga kaca film yang akan dipasang tidak terlalu gelap supaya tidak mengganggumu saat berkendara.

Leave a Reply