4 Ciri Kerusakan pada Bagian Suspensi Mobil, Jangan Abaikan!

1. Mobil terasa goyang atau tidak stabil

4 Ciri Kerusakan pada Bagian Suspensi Mobil, Jangan Abaikan!ilustrasi mengemudi (unsplash.com/Jaromír Kavan)

Salah satu tanda utama dari kerusakan pada bagian suspensi adalah mobil yang terasa goyang atau limbung ketika dikendarai. Hal ini biasanya terjadi karena adanya peredam kejut atau shock absorber yang mengalami kondisi lemah atau rusak sehingga tidak mampu meredam getaran dengan baik dan optimal. Jika kondisi seperti ini dibiarkan begitu saja, maka mobil akan terasa tidak stabil, khususnya pada saat harus melewati kondisi jalanan yang berlubang atau melewati tikungan tajam. Kondisi ini jelas dapat mengurangi kenyamanan dan juga meningkatkan risiko kehilangan kendali, apalagi jika kamu mengendarai mobil dengan kecepatan yang relatif tinggi.

2. Ban mobil cepat aus

4 Ciri Kerusakan pada Bagian Suspensi Mobil, Jangan Abaikan!ilustrasi velg ban (pexels.com/Mike Bird)

Suspensi yang mengalami kerusakan ternyata berpotensi menyebabkan ban mobil mengalami risiko keausan yang tidak merata. Hal ini ternyata diakibatkan karena ketidakseimbangan pada tekanan yang terletak di bagian roda sehingga bagian tertentu dari ban pun jadi lebih cepat terkikis jika dibandingkan dengan bagian ban lainnya. Keausan pada ban yang tidak merata berpotensi menurunkan daya cengkram pada kendaraan, khususnya jika harus melewati kondisi jalan setelah hujan atau yang permukaannya licin. Jika pola aus pada ban terlihat tidak normal, segera periksakan suspensi ke bengkel terpercaya agar bisa menghindari risiko masalah yang lebih serius.

3. Suara berdecit saat melewati jalan tidak rata

4 Ciri Kerusakan pada Bagian Suspensi Mobil, Jangan Abaikan!ilustrasi mobil hitam (unsplash.com/André Mašek)

Jika kamu mendengar adanya suara berdecit atau bunyi benturan ketika melewati polisi tidur atau jalan bergelombang, ini adalah salah satu tanda suspensi bermasalah. Suara ini pada umumnya berasal dari komponen yang mengalami aus atau pelumas yang telah mengering, khususnya pada bagian peredam kejut dan bushing. Jika kondisi seperti ini dibiarkan tanpa adanya perbaikan, suara tersebut bisa jadi semakin keras dan menandakan adanya kerusakan yang lebih serius pada komponen suspensi lainnya. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menghindari biaya perbaikan yang lebih mahal apabila mengabaikan masalah satu ini.

4. Mobil terasa miring atau tidak seimbang

4 Ciri Kerusakan pada Bagian Suspensi Mobil, Jangan Abaikan!ilustrasi mobil gelap (unsplash.com/Talia)

Ketika suspensi mobil mengalami masalah, salah satu sisi dari kendaraan biasanya akan lebih rendah dibandingkan dengan sisi lainnya. Sebetulnya, hal ini dapat terjadi karena per atau peredam kejut yang mengalami kondisi lemah atau patah sehingga pada akhirnya menyebabkan keseimbangan mobil pun jadi terganggu. Kondisi yang kurang baik bukan hanya dapat menimbulkan ketidaknyamanan, namun, juga bisa memengaruhi performa kendaraan ketika bermanuver. Jika mobil mulai terasa miring dalam kondisi jalan yang rata, sebaiknya segera periksakan suspensi untuk menghindari risiko kerusakan yang lebih parah.

Kerusakan pada suspensi mobil bakal mengganggu kenyamanan dan juga keamanan dalam proses berkendara. Oleh sebab itu, kamu perlu mewaspadai tanda yang ada agar nantinya bisa segera diperiksakan dan ditangani dengan baik. Jika mengalami salah satu dari tanda-tanda di atas, segera bawa mobil ke bengkel yang terpercaya!


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *