1. Gak ada businya
amazon.com
Pada mobil diesel, sistem pembakarannya menggunakan glow plug. Berbeda dengan mobil bermesin bensin yang menggunakan busi, sistem pembakaran glow plug lebih tahan air.
Selain itu sistem kelistrikan pada mobil diesel konvensional jauh lebih sederhana dibandingkan mobil bensin, sehingga lebih aman saat menerjang genangan banjir. Dan karena kelistrikan yang sederhana, risiko terjadi arus pendek pada mobil diesel juga lebih kecil.
Itu sebabnya mobil-mobil diesel sering dianggap lebih tahan banjir ketimbang mobil-mobil berbahan bakar bensin.
2. Sama seperti mobil bensin, mobil diesel akan mogok jika air masuk ruang mesin
Commons.wikimedia.org
Namun jika air masuk ke ruang bakar melalui filter udara, maka mobil bermesin diesel pun akan mogok. Jadi istilah mobil diesel tahan banjir itu gak sepenuhnya tepat. So, pastikan tinggi air tidak melebihi filter udara bila ingin menerjang banjir, ya!
3. Kemudikan mobil dengan stabil saat menerjang banjir
Hujan deras pada awal Januari 2020 lalu sempat membuat banjir di beberapa wilayah ibu kota. (IDN Times/Daffa Maududy Fitranaarda)
Kalau terpaksa harus menerjang banjir yang lumayan tinggi, kalian mesti mengemudikan mobil dengan pelan (kecepatan rendah dan pakai gigi 1 atau L di transmisi matik) dan tekan pedal gas secara konstan.
Tujuannya agar gelombang air tidak masuk ke dalam ruang mesin yang menyebabkan mogok. Tapi, lebih baik kalian cari jalan yang lebih aman ya gaes!

Leave a Reply