1. Mengenal istilah PCD

ilustrasi mengganti pelek mobil (leonsautobody.com)
Jadi, PCD adalah istilah yang merujuk pada diameter pola baut pelek mobil atau diameter lubang baut yang terletak di bagian tengah pelek. Mengutip laman Suzuki Indonesia, beberapa orang penyebut istilah PCD sebagai bolt pattern atau stud pattern dengn satuan pengukur milimeter.
Lebih simpelnya, jika ingin mengganti pelek bawaan harus ketahui dulu PCD-nya. Misalnya untuk mobil-mobil kecil seperti hatchback atau city car Jepang, sering kali menggunakan ukuran 4×100.
Sementara dari pengalaman IDN Times, untuk mobil-mobil dengan ukuran lebih bongsor seperti SUV medium atau SUV besar, menggunakan baut yang lebih banyak seperti PCD 5×114,3 atau 6×139,7.
2. Pengertian Offset

ilustrasi pelek mobil (crsautomotive.com)
Istilah PCD berkaitan dekat dengan Offset atau ET. Offset digunakan untuk mengartikan jarak antara titik pusat pelek (centerline) dengan pengencangan di bagian dalam pelek (mounting surface).
Mudahnya, Offset menentukan seberapa besar permukaan tengah pelek yang masuk ke dalam atau ke luar. Penentuan ukurannya ditandai dengan huruf ET dengan tanda “+”.
Contohnya ET25, ET45, dan yang lainnya. Semakin besar angka tercantum maka artinya posisi pelek semakin masuk ke dalam bagian fender.
3. Tanyakan ke ahlinya

Ilustrasi pelek mobil (lifepal.com)
Saran IDN Times, jika ingin mengganti pelek mobil tetapi belum yakin dengan PCD dan Offset-nya, bisa konsultasikan ke bengkel-bengkel modifikasi atau penjual pelek yang lebih paham.
Karena, jika asal beli dan ternyata tidak pas maka pelek tersebut tidak akan bisa dipasang di mobil. Atau jika Offset-nya yang kurang pas, bisa mempengaruhi performa bermanuver mobil dan tentunya juga berpengaruh ke penampilan pelek saat terpasang di mobil.

Leave a Reply